Snorkeling di Pulau Abang Bersama Galang Bahari Wisata

Cihuuuy.
Aku loh, masih gak percaya kalau cewek rempong gak bisa berenang kayak aku ini bisa juga ikutan snorkeling :P. Adek-adek umur empat tahun aja ikutan snorkeling loh. Aku juga harus bisa. Ehehe... Ini dia ceritanya.

Aku seneng banget karna ini piknik pertama aku bareng Blogger Kepri yang manchay. Minggu pagi itu tim Blogger Kepri udah ngumpul jam 08.00 WIB di Top 100 Batu Aji. Kita gerak ke TKP pake transportasi berupa mini bus pariwisata yang udah dipesan jauh hari sebelum hari H. Mini busnya oke juga, cukup untuk 25-30 orang. 

Cuaca pagi itu berangin dan agak-agak mendung. Ditengah perjalanan kita disambut dengan hujan, namun suasana hati tetap bahagia karna ditemani suara kece Mba Lina Sasmita, koordinator piknik yang juga diamanahi sebagai Ketua Umum Bloger Kepri. Layaknya seorang tour guide, Mba Lina membuka kata dan menyampaikan berbagai arahan untuk temen-temen Blogger Kepri. Plus kita absensi ulang sambil nginget-nginget nama anggota baru, termasuklah aku. Ehehe... Dan aku cukup bangga, karna Blogger Kepri punya member yang masih sekolah SMA. Keceeee! Dulu waktu aku SMA juga udah buat akun blog (blog ini), cuma isinya entah apa-apa dan kerjaan aku cuma nyoba-nyobain semua gadget yang bisa dipake untuk blog. *agak alay emang.

Back to story
Singkat cerita kita udah sampai di Pelabuhan PT. Pari di daerah jembatan IV Barelang. Cuaca ternyata terang-benderang disini. Tapi tanah terlihat basah, mungkin tadi disinggahi hujan juga kali yah. Oh iya, buat kamu-kamu yang dateng kesini menggunakan kendaraan pribadi, kamu akan dikenakan biaya parkir sebesar Rp 5.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp 20.000 untuk kendaraan roda empat. Buat yang gak mau riweuh bawa kendaraan, bisa juga carter mini bus sendiri. Betewe, Galang Bahari Wisata nyediain paketan tour ke Pulau Abang Kok. Biasanya bakalan dijemput di Kepri Mall. Aku mention di akhir postingan ya, apa aja isi dari paketan tour-nya Galang Bahari Wisata.

Tanda masuk ke Pelabuhan PT. Pari, daerah jembatan IV Barelang.
(Foto milik Mba Lina Sasmita)



Dari pelabuhan inilah kami menggunakan pompong (sebutan untuk perahu kecil bermotor) menuju ke rumah singgah yang ada di Pulau Nguan. Rumah singgah ini merupakan tempat transit sebelum para penikmat dunia ikan menyelam ke Pulau Abang. Karna perlu ada arahan singkat untuk disampaikan kepada setiap orang yang akan melakukan snorkeling. Rumah singgah ini dikelola langsung oleh Galang Bahari Wisata loh. Tak hanya sebagai tempat transit, rumah singgah ini juga dijadikan sebagai tempat penginapan. Kepengen gak sih, abis seru-seruan seharian main sama ikan terus malamnya bisa nginep di rumah yang bawahnya laut keren? Sensasinya pasti beda. Di waktu malam, kamu bisa nyaksiin bintang (kalau langitnya cerah), plus dengerin deru ombak, ditambah belaian semilir angin pantai. Aaaaaa, hiburan alam banget. Pastinya bakalan asik benget kan? *menghayal tingkat dewa.

Thats me... Dengan outfit ijo kotak-kotak. Oh iya, itu Mba Lina Sasmita yang pake baju merah. Anak gadis cantik itu adalah anaknya, Chilla ^^.
(foto milik Galang Bahari Wisata)


Kita back to story (again).
Dari pelabuhan ke rumah singgahnya kurang lebih lima menit aja. Oh iya, satu pompong gitu bisa muat untuk 10-15 orang. Setelah sampai di rumah singgah, kita dipersilahkan meletakkan barang dan berganti pakaian. Soalnya, untuk bilas-bilas badan setelah snorkeling dilakukan di rumah singgah ini, jadi kamu gak perlu repot-repot bawa baju ganti dan toiletries kamu saat menuju Pulau Abang ya.

Setelah siap dengan kostum snorkeling masing-masing, kami kemudian berkumpul di teras rumah singgah untuk melakukan briefing yang dipandu oleh Bang Zaka selaku pengelola Galang Bahari Wisata dan arahan dari pemandu snorkeling mengenai hal-hal yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan selama snorkeling.



Selain termasuk penikmat alam, kita juga harus bisa menjadikan diri sebagai seorang yang bisa menjaga alam. Dalam briefing tersebut kita diingatkan kembali untuk tidak buang sampah sembarangan. Tiap pompong sudah disiapkan tempat sampah oleh Galang Bahari Wisata, jadi gak ada alesan buat buang sampah dilaut. Kesian kan ikan-ikan kalau sampah dibuang kelaut, rumahnya jadi kotor. :(

Oh iya, Bang Zaka juga menyampaikan kalau alat snorkeling bakalan langsung dipraktekkan di pantai. Kita ke Pulau Rano dulu buat stretching plus latihan menggunakan alat snorkeling. "Aaaaaaa. Aku deg degkan pake banget loh. Soalnya snorkeling ini hal yang baru banget aku cobain. Khawatir kelelep..." 
Ehehe... Mungkin ada diantara kamu ada yang berfikiran kayak aku juga. Tenang... Tenang... Keselamatan ini merupakan poin penting yang dikedepankan oleh Galang Bahari WisataSoalnya Galang Bahari Wisata punya 10 orang pendamping professional yang juga ikut snorkeling dan siap memandu kita. Inget yah, pemandu professional. Mereka tentunya punya sertifikasi sebagai seorang pemandu yang teruji. Oh iya, bagi yang gak bisa berenang kayak aku juga gak perlu khawatir, karna kita bisa kok minta diajarin berenang. Ehehe… Sekalian yakan, sambil nyelam minum air. Gak musti bayar pemandu lagi buat bisa ngajarin kita berenang. Manfaatin gaeees. Xixixi... 
Oh iya, poin keselamatan terkonsen juga pada pompong yang dinaiki oleh penumpang. Maksimal satu kursi cuma untuk 3 orang saja ya. Supaya tidak over muatan. Ahhh... Lega rasanya kalau penyedia paket wisata begitu konsen dengan keselamatan pelanggannya. Soalnya aku salah satu tipe yang seperti itu. Kamu juga?

Lanjut... Lanjut... Lanjut...
Galang Bahari Wisata juga menyediakan foto underwater loh. Gak perlu nangis bombay deh kalau gak punya kamera yang bisa dicelupin ke air. *ehehe... emang roti dicelupin. -_-
Foto underwater ini juga dipandu tentunya. Selain pemandu professional ternyata dan ternyata, mereka pemandu super duper sabar. Ehehe,,, Kamu bakalan dipandu sampai bener-bener bisa dapetin foto underwater yang oke. Aku gak bisa nyelem tapi bisa dapet foto underwater loh. Caranya? Panduannya dirahasiakan. Biar kamu dateng nemuin si babang pemandu. Eh.

Setelah Bang Zaka selesai dalam kata pengantarnya, selanjutnya salah seorang guide memberikan pengarahan seputar terumbu karang. Terumbu karang yang boleh diinjak hanyalah terumbu karang yang bentuknya bulat padat. Selain itu tidak boleh diinjak. Karena terumbu karang yang lain sangat mudah patah. Satu senti saja terumbu karang yang patah, memerlukan waktu satu sampai dua tahun untuk tumbuh seperti semula.
“Untuk teman-teman, kami tidak membenarkan menginjak terumbu karang. Jika dalam kegiatan snorkeling merasa lelah, kami hanya membolehkan menginjak terumbu karang yang bentuknya bulat dan padat saja", terang pemandu dengan tegas.
"Kemudian di tempat snorkeling ada Bulu Babi. Tapi kalau di laut kita ini cuman ada bulunya aja, babi nya tetep di hutan”, lawakan sang pemandu kepada kita. Kontak saja seluruh peserta snorkeling tertawa. Asik yah, selain ramah ternyata pemandu professional yang sabar ini juga bisa ngelawak.

Satu lagi jangan sampai terlupa. Kita tidak diperbolehkan mengambil ikan-ikan yang ada di sana. Ikan-ikan disana lucu-lucu loh. Jadi kemungkinan kamu bakal gatel buat bawa pulang itu ikan. Apalagi ada Ikan Badut alias Nemo. Aaaaak. Ikan ini pengen aku cubit. Lucu banget soalnya. Tapi gak boleh dicubit, apalagi dibawa pulang. Sebab, ikan-ikan itulah yang menjadi salah satu perhiasan terumbu karang disana. Okheeey!

Setelah semua selesai disampaikan, Bang Zaka menutup dengan berdoa bersama-sama. Setelah doa selesai, kita dipersilahkan untuk mengenakan life jacket dan cus berangkat snorkeling. Yeyeye.... ^^
Waktu kita mau berangkat, Bang Zaka berdiri didekat tangga sambil bagi-bagi permen. Suka… Suka… Suka... Aku baru sadar, semua pelayanan yang dilakukan oleh Galang Bahari Wisata top cer banget. Lima bintang buat Galang Bahari Wisata.

Ini dia penampkan saat kita ke Pulau Rano untuk melakukan pemanasan dan belajar menggunakan alat snorkeling.



Kaos kakinya tetep di pake yaaah. ^^

Penjelasan singkat tentang alat-alat snorkeling dan cara memakainya. Plus latihan penggunaannya dong tentunya. Jadi kita nyebur deh. ~^^~

Setelah semua peserta bisa menggunakan alat snorkeling tersebut dan bisa melakukan istirahat ketika kelelahan saat melakukan snorkeling, maka saatnya kita merealisasikannya. Sihiiiy! 
Ini dia dokumentasinya. Snorkeling pertama kita lakukan di Pulau Dedap.



Aaah… Asli! Ternyata snorkeling jauh menyenangkan dari apa yang aku fikirkan. 
*berbunga-bunga lebay

Selesai snorkeling pertama. Kita menepi ke pantai Pulau Dedap tersebut untuk mengamankan kampung tengah alias perut. Ehehe...  Makan di tepi pantai rasanya asoy geboy gilak coy. 
Ah … berasa hilang beban berat di otak gegara having fun banget dibuat oleh tim Galang Bahari Wisata. Makannya prasmanan. Ada nasi putih + sayur santan kacang panjang + ikan asam pedas + kerupuk + air putih. Oh iya, ada plus plus an nya lagi, minuman hangat teh dan kopi. Asiiiik.

Keren bisa makan sambil ngeleseh di pasir putih yang lembut ini sambil mandangin lukisan alam empat dimensi. ^^ 


Udah selesai makan, kita leyeh-leyeh sebentar. Sambil nunggu si nasi bener-bener turun. Ehehe... Setelah dirasa oke, kita lanjut lagiiiii! Ciat... Ciat... Ciat...

Snorkeling kali ini kita diajak ke perairan Pulau Abang. Aku dengan sok mahirnya gak pake takut lagi buat nyebur. Saat udah siap dengan alat snorkle dan memasukkan kepala ke air, aaaaa.... Spot kali ini jauh lebih cantik dari yang pertama. Aku serasa ngelihat negri ikan yang penduduknya tentu saja ikan-ikan. *apasih maksud aku. -_-
Cuma bisa mengeluarkan suara "mmm... mmm..." sambil dada-dada ke ikan-ikan. Ada ikan yang nyamperin aku dooooong. Aku kan jadi malu disamperin. Mungkin aku terlihat gila di depan ikan-ikan pada saat itu. ._.





Gilaaaak. Gak kalah cantik loh ternyata terumbu karang dan ikan-ikan di perairan yang dianugerahi oleh Sang Maha Karya untuk Kepualaun Riau ini khususnya di Perairan Pulau Abang. Aku ngerasa piknik ini bukan hanya piknik having fun aja. Tapi juga piknik yang bisa ngedekatin aku dengan Robb ku. Semakin mengenal Dia dengan segala ciptaan Nya. Semakin merunduk untuk tunduk pada Nya. Maa SyaAllah...

Setelah puas muterin rumah ikan dan silaturahim sama ikan-ikan. Kini saatnya kita naik pompong lagi. Galang Bahari Wisata masih juga memberikan service nya yang luarbiasa. Kita diajak istirahat di Pulau Rano sambil menikmati kelapa muda yang seger banget. Senangnyaaaah ^^...






Setelah selesai... Kita balik deh ke rumah singgah. Babay Pulau Rano...

Setibanya di rumah singgah, kita langsung bilas badan dan bersiap untuk balik lagi ke Pulau Batam. Lagi-lagi Galang Bahari Wisata memberi pelayanan terbaik dengan menghidangkan air teh dan kopi hangat plus buah semangka untuk kita. Kali ini, entah berapa bintang yang harus aku kasih ke Galang Bahari Wisata yah... Jadi bingung.
Oh iya, foto underwater nya bisa kita copy langsung pada saat itu, sebelum kita pulang.
Bang Zaka yang membuka acara piknik kita, juga menutup acara piknik ini.

Akhirnya kita pulang deh ke Batam.
Dan ini adalah sajian sunset yang tertangkap di kamera hape gue.



Maa syaAllah. Liburan seharian yang komplit dan bikin ngangenin aku buat balik lagi.…

Info
Owner     : Bang Zaka/Jack
No hp      : 085264634106
Ig            : @pulauabangtrip
Fb           : Galang Bahari

Pasti bertanya-tanya yah berapa biayanya ? Murah kok, cuma IDR 320K saja.
Tour include: 
1. Transportasi laut pp
2. Satu set alat snorkeling
3. Team guide bersertifikat
4. Foto underwater (tim dokumentasi)
5. Kelapa muda
6. Teh dan kopi panas
7. Air mineral
8. Permen
9. P3K
Bisa dijemput dari Pelabuhan PT. Pari atau di jemput dari Kepri Mall yah.


Sudah dulu ya ceritanya. Kita ketemu lagi di piknik selanjutnya. Babay...




Share this

Related Posts

Previous
Next Post »