8/17# Berkunjung Ke Youngsan University

Busan - Senin, 10 Oktober 2016

07.00 waktu setempat
Kita sarapan.
Gue makan semacam nasi kuning ada campuran kerang sama mushroom nya.
Dan gue embat mocktail.
Lumayan enak sik.

07.45
Check out dan langsung naik bus yang udah stand by nungguin kita.
Badan masih berasa pegel gitu loh.
Apalagi kaki. Udah kebas saking sakitnya diajak jalan terus.
Yaudah sih ya. Aku olesin pake counterpain yang dikasih kak Intan ke gue. *ini gak endorse.
Anyway, makasih klinik Tong*ang.
-_-
Makasih kak Intan yang udah taking care of me.
Aku terharu T_T

Terus gue buka notebook dan mulai nulis kejadian yang gue lalui sejak pertama nginjakin kaki di Korea.
Biar gak lupa.
Ehehe...

Kita gerak ke Youngsan University.
Kampusnya masih terletak di Busan.
Cuma rada jauh gitu.
Hampir satu jam perjalanan.
Letak kampusnya ada di bukit.
Dan agak jauh dari keramaian orang atau pasar.

Singkat cerita.
Kita sampai di kawasan kampus.
Berbukit-bukit gitu sih.
Suasananya masih asri.


Bus masuk ke kawasan kampus. 
Turun dari bus, angin dingin semilir menyambut. 
Badan gue yang terbalut almamater ternyata gak cukup menahan angin dingin Korea coy.
Kata temen yang tinggal di sana sih itu belum apa-apa.
Kebukti dari kostum dia yang sama sekali gak nunjukin kedinginan.
Oh My -_-.

Tempat pertama yang dituju dari kampus itu adalah Coffee Shop yang letaknya satu gedung dengan perpustakaan Youngsan University.
Orang-orang Korea kayaknya hampir semua punya kebiasaan minum kopi di pagi hari deh.
Dan aku gak biasa minum kopi. Suka sakit perut gitu.
Tapi ya... Nikmatin aja sih.



Beberapa menit berlalu.
Ada salah seorang Prof yang nemuin kita.
Aku lupa namanya.
Yang aku inget adalah penampilan Prof ini kece pake banget.
Pake jas biru dongker yang asik banget gayanya.
Selama ini dugaan gue cuma di drama Korea aja orang-orang berpenampilan necis ala-ala.
Tapi ternyata, di kehidupan nyata mereka rata-rata seperti itu.
Hueee.. Saluuuuut.
Kayaknya gue udah pernah ngebahas ini di postingan Eonni Seriiiiiiiiik ^^

Prof ini kemudian ngasih ucapan selamat datang ke kita dan bincang-bincang bentar.
Tak lama kemudian kita bergegas ke auditorium conference nya dan mendapati rekan-rekan Indonesia yang kuliah di sana dan mereka sudah siap di tempat duduk masing-masing.

Tak perlu waktu lama untuk kami menjalin keakraban ini. Rasanya seperti reuni dengan teman lama. 
Ehehe.
Ada Kak Dita, Kak Zuraidah, Mba Titin, Hana, Dana, dan Putri teman kami dari UIB yang mengikuti program dual degree di sini. 
Sama seperti Putri, teman-teman yang lain pun mengikuti program dual degree. 
Ada yang dari kampus UII, UGM, (ada nama kampus yang susah banget gue sebutin, ntar kalo inget gue tulis dimari dah) dll.

Presentasi berjalan dengan baik.
Di akhir sesi tentu saja ada dokumentasi.
Ehehe...


Dan kita dikasih souvernir.

Acara selanjutnya adalah maksi.
Kita diajakin ke restoran yang lumayan oke.
Ini dia penampakannya.

Aku sempet lihat harga makanan nya sih.
Range harga makanan nya dari 40.000 won - 120.000 won per paket atau sekitar Rp 480.000 - Rp 1.440.000 per paket.
Satu paket atau satu meja kapasitasnya untuk 4 orang.
Aku satu meja sama Mba Titin, Dana, sama Kak Dita.

Makanan nya enak sih.
Lihat aja yah di poto.
Walaupun dengan ngelihat gak bisa ngerasain enaknya sih.
Huhu T_T



Disensor. :P
As always, picture taken by akak Intan yes. ^^

Itu makanan pertama. Menu utamanya daging sapi.
Selanjutnya kita makan daging bebek.
Aku agak gak bernapsu untuk makan lagi.
Soalnya udah full  juga.
Tapi pengen nyicip.
Alhasil tergoda juga.
Haha...
Buncit buncit dah sana.
-_-
Dan fotonya pas udah mau abis.
Dan cuma secekrek doang.
Haha

Untung kita punya satu lelaki yang kuat makan.
Si Dana.
Jadi dia berperan sebagai sapu jagat.
Bahkan.
Disaat orang-orang udah pada keluar.
Tinggal aku, kak Zuraidah, Mba Titin, Dana, dan Hana yang ada di ruangan itu.
Si Dana sama Hana (dua-duanya cowok) menggelar aksi brutal.
Mereka susuri tuh meja yang masih ada makanan.
YAAAAASSSS....
Gila.
Beneran di bersihin.
Aku sih suka liatnya.
Biar gada yang mubazir gitu kan ya maksudnya.
Dan bersyukurnya para petinggi Youngsan gak lihat semua itu.
Kalau ga mereka bakalan illfeel banget ngelihat anak didikan mereka kayak gitu.
Haha....

Oh iya.
Pas kita mau keluar.
Ada insiden sepatu kak Zuraidah kagak ada di keruman sepatu kita.
Alhasil kita muter2 dikit disana.
Jadi tuh restorannya di bagi per ruangan gitu loh.
Ada ruangan yang cukup untuk 4 orang, 6 orang, 12 orang, dll.
Ada sekat yang bisa di buka tutup.
Dan masuk ruangannya buka sepatu.
Kita duduk lesehan.

Alhamdulillah pada akhirnya ketemu juga itu sepatu.
Pas insiden itu berasa kayak TV show gitu loh.
Judulnya sepatu yang hilang.
Apasih.
Haha.
Lupakan.

Setelah makan itu.
Kita langsung ke Bus and Train Station buat ngelanjutin perjalanan ke Daegu.
Tentunya sebelum pulang kita pamitan dan foto-foto.
Yuhuuuuu...
Sampai jumpa teman-teman Youngsan ^^
Dua lelaki itu lah pelakunya.
Dari kiri ke kanan: Mba Titin, Kak Zubaidah, Kak Dita, Dana, Hana, Gue. Paling depan si Putri. Hehehe. Nice to meet you guys
:D


Perjalanan dari tempat makan ke stasiunnya gak lama.
Bentar aja.
Sekitar 15 menitan gitu lah.
Kita memutuskan untuk naik bus ke Daegu.
Aku lupa motret nama stasiun ini.
Ehehe.
Maap keun.



Tapi aku ada foto stasiun tempat kita berhenti di Daegu.
Ini dia.



Nah.
Sampai di stasiun itu kita nunggu di jemput sama buddy dari Catholic University of Daegu (CUD).
Sambil nunggu, kita jajan deh bentar ke warung yang ada di stasiun.
Aku nyobain es krim ikan-ikan.
This is the first time gue nyobain es krim ikan-ikan.
Soalnya di Batam ada yang jual juga.
Di top 100 penuin, di restoran korea yang ada di perumahan Rossdelle, sama di Dae Jang Geum yang ada di BCS, yang di Kepri Mall aku gtau ada jual apa nggak.

Harganya 1,500 won atau setara dengan IDR 18.000.
Katanya di Batam harganya 20ribuan gitu.
Ya... more or less lah.

Sampai akhirnya kita di jemput dan menuju CUD.
Sampai jumpa di next postingaaaaaaan ^^.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »