Bicara soal niat

Anyway...
Aku punya temen di negri antah berantah.
Yang unik.
Hee...
Pada dasarnya semua orang yang masuk dalam kehidupan aku, semuanya unik-unik.
Dan punya kelebihan masing-masing.
Semuanya tanpa terkecuali.
Bahkan orang yang hanya sekali lalu dalam hidup ku.
Makanya aku suka banget perhatiin orang-orang.

Balik ke temen ku yang di negri antah berantah itu.

Suatu ketika dia gagal ta'aruf.
Entah karna kejadian apa.
Dan dia teramat sedih menghadapinya.
Sebagai sahabat, aku hanya bisa menemani dia menangis selama yang ia mau.
Menyediakan bahu untuk dia bersandar.
Dan menjadi pendengar setia atas keluh kesahnya.

Cerita punya cerita.
Ternyata dia HANYA mau menikah sama si doi.
CUMA SAMA SI DOI.
TITIK.

Whaaaat.
Ntah jurus apa yang aku keluarin buat ngasih pengertian sama si kawan ini.
Intinya aku cuma ngingetin tentang niat.
Karna niat itu tempatnya gak di awal aja.
Pada saat kamu ngejalanin. Dan juga di akhir-nya.
Perlahan si kawan mulai tersadar.
Alhamdulillah.
Allah masih mendakap lembut hatinya.
Dan akhirnya... Perlahan dia seperti sedia kala.
Menjadi akhwat normal seperti yang lainnya..


Kawan...
Ini baru satu perkara.
Ada ribuan perkara lainnya yang bergulir di kehidupan kita.
Hati-hati ya untuk niat.


Yang ganteng memang banyak, tapi sedikit yang terjaga.
Yang terjaga memang sedikit, tapi berkahnya luar biasa.
(saduran Harfan)
:D

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »