Kuali di Bisnis Statistik

Minggu ini adalah minggu kedua perkuliahan. Namun, pertemuan mata kuliah Bisnis Statistik (selanjutnya aku singkat BS) baru dimulai hari ini, tepatnya pagi tadi pukul 10.00 waktu setempat.

Seperti matakuliah lainnya, pertemuan pertama BS dimulai dari perkenalan singkat yang hanya dilakukan oleh dosen. Tentu saja HANYA dosen. Soalnya kalau lah mahasiswa yang ngambil matakuliah BS ini memperkenalkan diri semua, maka butuh waktu 7 hari 7 malam buat perkenalan doang. Soalnya yang ngambil matakuliah ini sekitar 300 orang. Banyak nggak tuh... -_-

Sang dosen pun berdiri dengan gagah di depan kelas yang berbentuk seperti studio teater. Dimana kursi-kursinya disusun sedemikian rupa sehingga semua orang yang duduk dalam satu ruangan dapat melihat objek didepannya dengan leluasa.

Kalau dilihat-lihat, umur beliau sekitar 45 tahun. Tapi penampilan beliau nggak kalah necis sama mahasiswa-mahasiswanya. Rapi banget. Pakai baju kemeja hitam, celana jeans, dan pakai kopiah. Tak lupa jam merah yang melingkar di pergelangan tangannya. Uah... Kereen. Malah banyak yang kalah telak tuh penampilan mahasiswa ketimbang dosennya. Jempol deh buat dosen yang satu ini.

Sambil memegang microphone (alat pengeras suara), beliau berbicara dengan tenang dan lancar.
Tentunya menggunakan Bahasa Internasional. Soalnya mahasiswa di USM kebanyakan internasional. Nama beliau En. Yusof Hamdani Bin Jalalludin. Titel En. itu singkatan dari Encik atau dalam bahasa Indonesianya kita kenal dengan sebutan Bapak.

Perkenalan dilanjutkan dengan pemberitahuan bahwa ada rekan kerja beliau yang sama-sama mengajar matakuliah bisnis statistik, kemudian beliau menyampaikan sinopsis matakuliah BS, "do and don't" dalam mata kuliah beliau, tujuan matakuliah BS, sistem penilaiannya, buku yang harus dimiliki, and many more.  Hanya butuh waktu kurang dari 30 menit untuk menjelaskan itu semua. 

"Okay... That's all", kata beliau diakhir perkenalan.

Seketika suara gaduh dalam kelas bergemuruh. Semua anak-anak di dalam kelas terlihat bersemangat merapikan buku-buku yang berada diatas meja lipat mereka. Namun...
Hanya terjadi gemuruh ringan. Sebab, gemuruh itu langsung diam seketika saat sang dosen menyampaikan sepatah kata berikutnya.

"We still going on this lecture class", ucap beliau dengan nada datar sambil membuka laptop hitam miliknya.

Tiba-tiba pelajaran langsung dimulai. Yang tadi udah masukin buku dalam tas, dengan berat hati harus dikeluarkan kembali. Bahkan ada yang sudah berdiri, tepatnya setengah berdiri. Dengan wajah tanpa dosa langsung duduk lagi. Tak dapat dielakkan, ternyata gemuruh yang tadinya berhenti kini muncul lagi. Terdengar suara riuh rendah di telingaku. Aku tertawa geli mendapati pemandangan seperti ini. Walaupun dalam hati juga berharap kelas berakhir. Hmm. :(

Bisnis statistik kan itung-itungan tuh, tapi di bab pertama ini kami belajar teori-teori dasarnya dulu.
Mulai dari apa itu statistik, pembagian statistik, metode-metode yang digunakan dalam statistik, dan teman-temannya.

Setelah puas mengupas statistik, ternyata ada poin dasar yang ditekankan sang dosen untuk diperhatikan dalam hal statistik. Poin yang di maksud itu DATA. Yap. Karena yang diolah dalam statistik itu kan data.

Mulailah sang dosen menerangkan bagaimana caranya kita mendapatkan data-data. Setelah itu beliau menjelaskan tentang tipe data, yaitu Qualitative dan Quantitative.

"Any body knows what is Qualitative Data? What is Quantitative Data", tanya beliau.

Tanpa menunggu jawaban dari penghuni kelas, sang dosen langsung melanjutkan penjelasannya.

Itu hanya pertanyaan basa-basi atau gimana yak. Atau karna penghuni kelas terlalu banyak jadinya langsung lanjut aja, karna bakalan repot kalau semua cuap-cuap. Ah entahlah... Yang jelas ku tahu, I like this lecturer and I do love this lecture. ^_^

"Qualitative. Quali... Quali... You know...? Like this ...
This is Quali. Qkuali. Kuali for cooking.You put any materials that you want to cook into this Quali. Kuali", begitu jelas sang dosen.

Kini kekecewaan sebagian penghuni kelas terasa sirna sudah karena tertawa mendengar penjelasan dosen yang kece ini. (Dalam hati aku berharap, semoga kalian semua sama seperti ku. Menyukai dosen dan matakuliah yang dibawanya. Sehingga kalau sudah mencintainya, InsyaAllah akan mudah pelajarannya di terima). Aku pun sama seperti mereka. Tak dapat menahan tawa dari penjelasan barusan. Hahahaa...

Namun teori barusan segera diluruskan oleh sang dosen. Yakin jugalah, mahasiswa yang udah gede-gede kayak aku ini ngerti kalau itu hanya gurauan. Makasih encik, udah buat suasana kelas jadi lebih santai... ^_^

Sang waktu terus berjalan. Tak terasa kami menghabiskan satu bab teori menarik nan panjang ini. Encik menjelaskan dengan sangat detil dan mudah dimengerti. Dimenit-menit terakhir perkuliahan BS, terdengar tepat di belakang ku ada seseorang yang tak sengaja kurasa menjatuhkan kotak pensilnya ke lantai. Dan itu membuat kejut satu kelas. Termasuk encik yang sedang mengajar.

"Thank you for giving me reminder to dismiss this class", spontan kata Encik.

Lagi. Seisi kelas pun tertawa karna Encik berkata seperti itu. Dan kulihat, orang yang menjatuhkan kotak pensil itu langsung tersenyum malu. Tak lama kemudian kelas berakhir. Encik mempersilahkan kami meninggalkan kelas.

Aku pribadi meninggalkan kelas itu dengan hati yang ringan. Semuanya terasa ringan saat itu.
Alhamdulilllah. Tak sabar menunggu kelas BS minggu depan. ^_^


_end_



































Share this

Related Posts

Previous
Next Post »