Karakter Mahasiswa Idaman



Mahasiswa adalah sekelompok orang yang dikenal secara umum dari sisi intelektualnya. Lihat saja, dari nama “mahasiswa” itu sendiri, dia bukan lagi dipanggil dengan sebutan siswa, melainkan maha. Lebih dari sekedar siswa. Karakter mahasiswa yang cenderung memiliki segudang ide cemerlang, semangat berkobar, ideologi yang hebat, tenaga kuat, keberanian menyala dan pemikiran tiada bataslah yang membuat mereka selalu dijadikan harapan dan tumpuan kebanggaan bangsa. Sebab, dari merekalah nantinya muncul berbagai actor yang memainkan peran penting dalam sebuah perjalanan sejarah bangsa. Itulah mengapa mahasiswa yang notabenenya adalah pemuda selalu memperoleh tempat dalam berbagai hal termasuk pemecahan permasalahan negara. Pemikiran-pemikiran mereka dijadikan pertimbangan dalam sebuah penentuan keputusan Negara.

Indonesia memiliki banyak sekali mahasiswa. Data terakhir dari pusat statistik menyebutkan bahwa Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi di Indonesia pada tahun 2010 sebesar 16,35. Hal ini meningkat 1,76 bila dibandingkan dengan angka dari tahun 2009 sebesar 14,59. Enam tahun terakhir secara berturut-turut angka ini terus meningkat. Ini mengindikasikan bahwa generasi Indonesia yang ber-title mahasiswa terus dan semakin bertambah.
Tak sedikit Indonesia memiliki mahasiswa yang cerdas luar biasa, yang menemukan ini, menciptakan itu, dan hal-hal lain. Indonesia patut bangga akan hal ini. Tetapi akan lebih membanggakan lagi jika mahasiswa tak hanya cerdas otaknya melainkan cerdas moralnya, mengerti bagaimana agamanya sebagai dasar kehidupannya, mengetahui norma-norma yang berlaku, dan nilai-nilai luhur yang di junjung tinggi dalam hidup dan kehidupannya. Tak hanya sebatas mengetahui dan mengerti, namun ia sanggup mengimplementasikannya. Beginilah seharusnya karakter mahasiswa idaman.
Tetapi menjadi mahasiswa agar cerdas dan bermoral tentunya tidaklah mudah seperti membentuk pasir menjadi gundukan. Sebab ada dua indikator penting yang harus dipenuhi. Yaitu, cerdas dan berbudi pekerti (baca: bermoral). Apakah membentuk “Karakter Mahasiswa Idaman” adalah tugas seorang dosen? Atau tanggung jawab negara? Jawabannya bukan dosen dan bukan pula negara. Membentuk karakter mahasiswa idaman adalah usaha yang harus di lakukan pada diri pribadi setiap mahasiswa. Perlu ketekunan dan keuletan. Orang-orang yang hebat melakukan percobaannya bukan hanya sekali dua-kali saja, melainkan berkali-kali. Orang-orang yang baik bukanlah karena ia diciptakan menjadi seorang yang baik budinya, tetapi karna usahanya untuk menuju kebaikan itu sendiri.
Hidup itu pilihan teman-teman. Hanya ada tiga pilihan. Pilihan pertama menjadi orang yang luar biasa yang nama dan karyamu takkan mati seiring berlalunya waktu. Pilihan kedua menjadi orang yang biasa-biasa saja, lantas bagaimana sejarah akan mencatat prestasi mu?. Pilihan ketiga menjadi orang yang tidak ada apa-apanya, lantas kau pergunakan untuk apa hidupmu?
Saya yakin, kita semua menginginkan pilihan yang pertama. Maka berusahalah. Tidak ada kata terlambat.


Salam Mahasiswa…!

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »