Brantas (Tapi Yang Ini Bukan Lappindo) ^^

Iyaaaap.
Beginilah teman-teman.
Sejenak may berdiam merenungi diri (baca: re-evaluasi).
Ternyata banyak agenda menulis yang may lewatkan.

Huuh. >o<
baru mulai nulis, nyapa dengan berita sedih.
T I D A K.
Tidak kawand !
Hal tersebut bukan berita sedih. Justru may jauh lebih bersyukur masi bisa melakukan evaluasi diri.
Itu artinya, may masi di beri kesempatan untuk memperbaiki diri.
Bukan begituuuu...?
'_-
Ya begitu...
(hedeehh -_-)

Jujur ni ya.
Sebenarnya postingan kali ini pure cuma mau curhat.
Curhatnya tentang menulis.

Tak bosan-bosannya may membuat motivasi baru untuk may sendiri di dalam menulis.
Kadangkala ni ya, perasaan Be,-Te' kuadrat ditambah lelahnya aktivitas harian may jadi males buat nulis. Terkadang mucul rasa malas tak terbendung.
Ini sih yang sebenarnya menghambat may buat nulis.
Padahal ketika kita baru memulai satu-dua kata dalam tulisan kita maka serta merta akan menjadikan kita ketagihan untuk meneruskannya menjadi tiga-empat-lima kata dan seterusnya.
Ya. mengalir begitu saja.

Memang benar, malas bin sleboran bisa merubah agenda kita yang tersusun manis menjadi berantakan, bahkan sangat berantakan.
Seperti yang terjadi pada diriku ini.
Huehue,,,,,

Tau gak sih temand.
Malas itu temannya jin, setan dan antek-anteknya.
Ih Noooo.
"Gue Temanan Ama Setan? Ngga Lah Yau... ABCD. Adu Bo Cape De..."
Jelas-jelas setan itu musuh yang nyata bagi manusia. Masak iya masih di jadiin temen.
Idiiiiih,....
Kalo ada setan yang baca postingan may ini, yakin dah dia bakal marah-marah.
Gak pedulii.. Ueeekk :P

Oke tan.. Denger ya.
"Mulai saat ini, Loe cau dari hadapan Gue".

Tapi tunggu dulu!
Teringat bahwa, setan dkk gak bakal berhenti mengganggu manusia sampai akhir zaman.

So, memang kita musti lawan tu setan dengan senjata ampuh yang mereka tidak sukai.
Temand-temand pasti tau donk semuanya.

Yoo kita brantas program setanisasi. (oops..) Karena setan ada yang berwujud manusia loo kawand..
Cara melawannya..?
minta pertolongan pada Allah.
Audzubillah himinasyaitonirrajim..
Audzubillah himinasyaitonirrajim..
Audzubillah himinasyaitonirrajim..

wallahualam bissawab.



(MBP)







Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

2 comments

comments
17 Juni 2012 07.21 delete

haha :D
menulis tu nggak perlu mikir may, tulis aja apa yang ada dikepala, misalnya lagi kesel ama dosen, lagi marah, atau kesandung batu, hehe

ayo, semangat menulis!!! :)

Reply
avatar
22 September 2013 05.11 delete

Mister...
:O

baru liat saya mister Gie komen disini..
:D

iya ni..
heee..
Semangaaaat....!!!

Reply
avatar