Episode Transformasi

Cerita ku ini nyata adanya. Baiklah, akan ku ungkapkan kisah hidup yang aku bangga-banggakan namun pada akhirnya perlahan justru berubah menjadi kisah kelabu. Bukan hendak menceritakan aibku sendiri, apalah untungnya. Aku hanya ingin agar kisah ini turut menjadi renungan bagi siapa saja untuk bertransformasi menuju cinta Nya. 
Kawan… Menari benar-benar menjadi hobi yang seakan menyatu dalam diri. Kau tahu, entertain yang satu ini adalah hobi ku sejak memasuki dunia Taman Kanak-kanak (TK). Setiap ada perlombaan maupun festival menari, namaku selalu tercantum dalam daftar peserta sebagai perwakilan. Bahkan kau mungkin tak percaya dengan umurku yang masih sekecil itu, aku menjadi contoh sekaligus pemimpin teman-teman yang lain untuk urusan menari. Itu karna aku terlihat lebih pandai dari teman ku yang lain. Aku lebih ceria dan atraktif. Lebih mewakili cerita dari tarian itu sendiri. Dan lebih sering menyumbangkan ide tarian. Itu bukan pendapatku! Hal itu pun baru ku ketahui dari bude zsaat aku beranjak remaja. Waktu aku kecil dulu aku tinggal bersama saudara perempuan ibu yang selalu aku panggil bude dan olehnya aku dimasukkan ke salah satu Taman Kanak-kanak yang ada di Surabaya. Sehingga bude lah yang benar-benar aktif mengetahui seluk-beluk diriku waktu itu. Sedang ayah dan ibu ku bekerja pada salah satu perusahaan kapal besar yang beroperasi di Timur Indonesia, Irian Jaya, sehingga mereka sendiri pun mencari tau informasi tentang ku hanya bersumber dari bude saja. Karna hanya budelah yang dekat dengan ku.
Sampailah aku memasuki fase Sekolah. Aku terus melanjutkan kegemaranku itu. Hanya bedanya aku tak lagi tinggal bersama bude. Aku tinggal bersama ibu dan ayah. Namun tidak di Irian Jaya, kami tinggal di Batam. Skill ku dalam menari semakin menjadi-jadi. Menciptakan tarian kontemporer, modifikasi dan modernisasi gerakan, kesemuanya membangkitkan gairah dan membakar semangat dalam hidupku. Alunan musik itu seakan bekerja lebih harmonis ketika aku menggerakkan tangan, berpindah tempat, berubah gerak badan dan segala aktivitas tarian lainnya. Aku bisa menari tarian tradisonal khususnya Melayu dan tarian modern. Dari sini lah aku mengumpulkan banyak portofolio prestasi ku. Ya, aku berkarya disini.
Bahkan saat tahun pertama di SMK, aku membuat grup tari khusus modern dance dengan tiga orang personil termasuk diriku. Inisial nama grup kami adalah “Z Crew” yang lumayan dikenal dalam waktu dua tahun sejak saat pembentukan itu. Nama kami diambil dari nama tiga kapal kecil yang berlayar bersama yang katanya dahulu dipakai di Laut Tengah. Sedikit alasan mengapa nama kami “Z Crew”. Karena awalnya kami hanya bertiga. Namun seiring berjalan waktu, kami ekspansi terus dan menambah personil menjadi empat dan kemudian yang terkahir menjadi lima. Entah dari mana kami mendapatkan nama itu. Tapi sudahlah, aku tak hendak menceritakan hal itu kali ini.
Dan episode kehidupan akan terus berjalan, memenuhi amanah dari Nya. Menorehkan sejarah tentang aku, kehidupanku, dan tentunya semua orang-orang yang terlibat dalam hidupku. Mengajarkan arti cinta, mengenalkan tentang kasih sayang Ilahi dan berjuta makna lainnya. Kawan. Kau tahu, alur cerita hidupku kini tak sama dengan yang dulu. Semua berubah ketika aku masuk dalam aturan cintaNya. Aku seakan mendapat sinaran yang menerangi relung jiwa yang teramat gelap ini. Itulah mengapa aku katakan pada awal cerita kisah yang ku banggakan berubah menjadi kelabu dalam perspektifku sendiri. Namun kemudian aku memasuki fase indah yang sebenar-benar indah setelahnya. Aku berubah menjadi sosok muslimah. Dari mulai penampilan hingga aktivitas sehari-hari. Aku tinggalkan menari itu. Bisa kau bayang kan? Bukan hal mudah untuk merubah kesukaan yang bertahun-tahun mendarah daging dalam diriku ini dengan sesuatu yang bertolak belakang dengannya. Bahkan dulu aku sempat berfikir, bahwa menari itu adalah hidupku. Dan sekarang aku harus merubah penampilan ku. Penampilan yang Allah inginkan, bukan yang aku inginkan apalagi yang orang lain inginkan.
Kau pasti ingin tahu kenapa aku berubah. Terlebih latar belakangku yang jauh dari nilai-nilai Islami. Meski itu yang terjadi didiriku, namun hidayah dari Allah itu hadir pada siapa saja sesuai dengan kehendakNya. Aku mulai mengenakan jilbab tak lain karena kemurahanNya menarik ku untuk keluar dari kubangan lumpur dosa melalui dorongan, perhatian dan kesabaran dari sahabat-sahabatku. Mereka aku juluki sebagai bintang syurga di hatiku. Ah… Aku benar-benar mencintai mereka karena Nya. “Ya Robbi, kumpulkan kami kelak di Jannah Mu”. Dan sampai sekarang pun tak ada kata-kata yang dapat mewakilkan perasaan hatiku untuk mengungkapkan niatku berubah selain karena Allah azza wajalla.
Saat itu, aku baru saja melangkah ke tahun terakhir jenjang pendidikan SMK. Pada waktu itu, meski dengan niat yang belum juga lurus, “Kayaknya lucu deh kalau pake jilbab”, namun siapa sangka, ternyata hidayah itu menular pada ibu ku yang saat itu juga masih dengan gaya gaulnya, perlahan mulai melirik kerudung untuk menutup auratnya. Belum rapi memang, but better. J
Dunia kemudian seolah berputar 180 derajat saat aku mulai merasakan nyamannya hidup sesuai dengan perintah Allah dan risalah yang Rasulullah kita bawakan. Dan tetap saja sampai sekarang aku masih belajar, dan akan terus belajar untuk memperbaiki diri. Tak bisa ku bayangkan jika saat ini aku masih bergelut di dunia entertain itu. Mungkin aku sekarang entah berada dimana dan mungkin saja aku menjadi penari professional yang terkenal dan masuk ke berbagai stasiun TV swasta internasional. Mungkin. Kau mungkin sekarang sedang menertawakan ku tentang ini. Terlalu berlebihan kan? Tapi tidak. Kalau kau tahu, prestasi menariku bersama teman-teman ku sudah sampai tahap diundang oleh sanggar lain untuk membuat konser tarian gabungan, bahkan kami sempat diundang untuk mengisi show disalah satu televisi swasta di negeri kita ini dengan apresiasi honor. Kami juga bahkan pernah menari dalam festival tarian se-Asia. Itu bukan isapan jempol belaka kawan!
Begitulah, kembali lagi kepada hidayah Allah. Ia memberi hidayah pada siapapun yang dikehendakiNya. Aku bersyukur karna Allah beri aku kesempatan. Aku bersyukur pula aku punya teman-teman yang tak lelah bersabar membimbing dan menemaniku dalam memperbaiki diri. Sahabat, perlu kau tahu. Hidayah itu mahal harganya. Jangan kau menunggu datangnya hidayah menghampirimu. Namun kejarlah hidayah itu. Meski perjalanannya tidaklah mudah, namun bukan berarti tak mungkin. Aku menginginginkan orang-orang yang turut berkisah dalam hidupku kelak dipertemukan kembali dalam JannahNya. Termasuk kau yang bisa saja belum pernah ku kenal. Atas nama cinta kepada Allah, Tuhan ku dan Tuhan mu, maka berubahlah menjadi sosok sesuai yang Ia inginkan. Sungguh, aku berharap pada peningkatan kapasitas pribadi ini semoga menjadi renungan tentang selaksa cinta tertinggi yang hanya kepada Nya kita tempatkan.

Resume Kelas Online Inspirasi (Via Whatsapp)

Bismillah.


Assalamu'alaikum warahmatullah 
Hallo teman2.
Tadi udah disebutkan data diri saya ya.
Langsung saja saya share materi yang sudah saya rangkum dalam tulisan yang saya unggah ke blog pribadi saya tentang Tips Kuliah Menyenangkan.

Nah... 
Dikesempatan ini juga, saya akan sharing pengalaman kuliah yang menurut saya saat-saat tersibuk pake banget.
Keep reading ya!

***
Pengalaman belajar di Kampus Hectic

PART I
Diakhir tahun ke-2 kuliah (S1), saya berkesempatan belajar selama 1 semester di Universiti Sains Malaysia (USM).

Atmosfer belajar USM
Bagaimana sih hectic nya belajar di USM?
1) Untuk setiap 1 matakuliah (yang selanjutnya saya sebut matkul) terdiri dari 2 kelas. Ada kelas lecturer, dan ada kelas tutorial. Saat itu saya mengambil 5 matkul (3 diantaranya matkul tingkat lanjutan). Artinya ada 10 kali pertemuan dalam seminggu dan setiap sesi berlangsung kurang lebih 2 jam.

Itu waktu untuk belajar di kelas. Belum termasuk waktu untuk pertemuan tugas kelompok dan tugas individu untuk setiap matkul, yang tugasnya memerlukan pengeksploran dalam. Dosen tau banget mah mana yang kulit-kulit, mana yg bener-bener dieksplore. Apalagi matkul yg diampu sama dosen sekaligus dekan yang professional pake banget. Mau nangis terus tiap inget beliau betapa ekspertnya dengan matkul yang udah berkali-kali diajar ulang. Dan kita akan siap-siap malu kalau kita 'tong kosong nyaring bunyinya'. Walaupun jawaban-jawaban kita udah panjang kali lebar kali tinggi. Kalau gak berisi, bhay! Untuk ujian, gak ada poin nulis disana. Beda kalau disini, saya sendiri dulu suka ngarep-ngarep poin dari upah nulis.

FYI: Sebelum saya berangkat mengikuti program ini, kakak tingkat kelas saya sudah mewanti-wanti untuk kuliah bener-bener selama di USM. Karna belajar di sana gak semudah belajar di sini (di kampus kami maksudnya). Jadi emang saya udah siapin mental baik-baik untuk menghadapi kemungkinan-kemungkinan yg disampaikan oleh senior saya tersebut. Walaupun saya udah rajin. Masuk kelas duduk paling depan. Dosen cuap-cuap depan kelas diperhatiin bener. Ulang-ulang latihan dirumah. Teteuuuup IPK 2.9something. Untuk anak non-eksak ini terkategori pas pasan buat makan. Padahal waktu kuliah di Batam. Seminggu bahkan pernah beberapa hari sebelum ujian baru belajar. Dan IPK aman-aman aja. *ini gak patut dicontoh ya.
Apalagi yg semenit sebelum ujian. Walaupun bisa di handle, gak baiknya nanti jadi kebiasaan yang kebawa-bawa sampai kita terjun ke masyarakat. Bad habbit.

2) Untuk mahasiswa reguler, wajib ikut organisasi kampus minimal 1.
Waktu itu saya statusnya mahasiswa internasional, jadi gak ada kewajiban ikut UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa). Tapi saya memilih untuk ikut. Saya fikir, saya akan melewatkan hal yang sangat bagus kalau gak ikutan organisasi di kampus tersebut. Rasanya rugi begitu saja. Walaupun itungannya cuma 1 semester. 
Dan selain itu saya juga aktif di PPI (Perhimpunan Pelajar Indonesia). PPI ini adalah kumpulan anak2 Indonesia yg kuliah di LN (Luar Negri). Tiap kampus LN yg ada mahasiswa Indonesianya biasanya ada PPI nya. Jadi kita bisa sharing sesama mahasiswa Indonesia yg ada di LN dan saling tolong menolong di negeri rantauan.

Dari kedua organisasi tersebut, saya tidak terlibat langsung dalam struktur kepengurusan, mengingat waktu studi yg terbatas. Hanya ikut dalam kegiatan yg bersifat event.
Ikut ini saja, riweuhnya bukan main. "Hanya" rapat dan koordinasi. Pernah ikut saat event besarnya PPI. Ngadain pagelaran seni budaya Indonesia. Itu lelah pake banget karna pertemuan rapatnya intens.

kebayang gak sibuknya?



PART II

Kepadatan saya ternyata tidak berhenti disana. Balik ke Batam, ada 3 matkul yg harus saya kejar + Kerja Praktek + Proposal Skripsi.
Plus lagi saya pengeeeeen banget ngejar 3.5 tahun .
Target pada waktu itu.

Show must go on. Kuliah tetep jalan, dosen tetep ngajar, semua orang tetep punya kesibukannya masing-masing. Rasanya gak ada yang peduli sama saya. Saya? Saya cuma bisa nangis. Iya! "Kok gini amat ya kuliah". Tapi tetep saya lakonin.
Tips: terkadang kita perlu curhat. Curhat pada tempat yg tepat. Saya selalu curhat nangis-nangis depan ibu saya. 

Saat itulah saya mengatur lagi 'perasaan' dan mengatur kembali hal-hal yang bisa saya cicil. Alhamdulillah, berkat pertolongan Allah, semuanya bisa terlewati. Dan saya memaksa diri untuk percaya pada kemampuan dan kapasitas saya. And I did it! Lulus 3.5 tahun, IPK >3.5. Walhamdulillah ❤

Mungkin teman2 disini juga ngerasain riweuh/sibuk/padatnya kuliah versi masing2 ya. Tips di materi sebelumnya memang saya gunakan pada kala itu. 
Oh iya. Ada satu hal lain yg jadi mood booster andalan saya yg tidak saya cantumkan. Yaitu, kulineran alias MAKAN. 

Itu materi dan sedikit pengalaman saya. Yang mau bertanya silahkeun ❤
Aturan bertanya sesuai dg yg moderator sampaikan ya temans.
Sambil diminum dulu airnya.


 - - - - - - - - - - - - - - - - - TANYA JAWAB - - - - - - - - - - - - - - - - -
1⃣
Nurpatimah asal STIQ Kepri

Kak, Gimna carany bisa istiqomah semangat dalam kuliah, kadang pertma masuk awal semester semngtnya, akhir" mau UAS, kurang semangat lagi, karena ingt pulang kmpung 

Jawab:
Salam kenal Nurpatimah,
Tos dulu.
Kak May juga kadang gitu. 

Pernah gak sih ikut seminar motivasi, pada saat di dalam ruangan semangat beneeeer, eh keluar ruangan langsung lempeng aja kayak gak pernah terjadi sesuatu sebelumnya.

Sebenernya motivator terbaik itu diri sendiri.
Seberapa besar orang mempengaruhi kita lewat kata-kata bijaknya, kalau kita nya sendiri gak GERAK, ya gak ada perubahan apa2.

Pertama,
Tarik nafas dalam2, hembuskan perlahan.
Ingat2 lagi apa yg akan kita capai dalam kuliah ini.
Makanya niat perlu banget diperbaharui setiap kali.
Gak hanya di awal aja, pada prosesnya dan di pengakhiran pun perlu memperbaharui niat kuliah kita. Semoga niat kita karna Allah ta'ala.

Kedua,
Jangan kasih kendor lama2.
Karna ini virus, dia bisa menyebar keseluruh jaringan otak kita. Virus  malas, virus gak semangat, dkk.

Tips-tips lain udah kakak tulis di materi yah. Semoga membantu.

-----------------------------------------------------------------*

2⃣
Cici, asal kampus UGM 

Setelah lulus kuliah kak mayang bekerja dimana atau melanjutkan kulih lagi? Jika bekerja apakah sertifikat pernah belajar di usm sangat diperhatikan waktu mendaftar kerja?

Jawab:
Hai Ci, suami kak may juga lagi kuliah ni di UGM .
Setelah lulus kuliah S1, kak may buka butik plus lanjut S2.
Ya! Kak May gunakan sertifikat itu sebagai lampiran portofolio di surat lamaran kerja.
Dan sangat sangat berguna sebagai poin plus nya.
Disamping sertifikat2 kompetensi lainnya.
Oh iya. Kak May S1+S2 = 5 tahun. Baru setelah itu kerja di salah satu perusahaan Developer di kota Batam.

-----------------------------------------------------------------*

3⃣
Zulkifli. Asal kampus : STT Ibnu Sina Batam

Bagaimana cara kita sebagai mahasiswa untuk menambah kepercayaan diri dalam berorganisasi?

Jawab:
Salam kenal Zulkifli,
waah. Selamat ya udah menentukan langkah untuk berorganisasi

Inget banget dulu Kak May orangnya agak pemalu.
Bisa di bilang introvert juga.
Dan rada susah untuk organisasian.

Never try, never know kan yak, jadi kak may memaksakan diri berorganisasi.
Pengalaman kak may yg pertama adalah saat SMK.

Tingkat ke-PD an itu salah satunya karna kita mengusai sesuatu.
Contoh:
Ada diskusi grup dalam organisasi yg memerlukan pandangan2 kita.
Kalau saja kita faham ttg siatu hal tersebut atau pernah memecajlan masalah dari hal uang di bahas tersebut, kita akan berani alias PD dalam tampil di depan teman2 kita.

Nah.
gimana kalau kita belum ada apa2 nya?
Ada 3 sih tips nya,
belajar, belajar, belajar.

Organisasi juga perlu seni.
Jadi belajar lah berorganisasi!

-----------------------------------------------------------------*

4⃣
Nama: Hesti Yuniasih 
Asal kampus: Politeknik Negeri Batam 

Pertanyaan: bagaimana membangkitkan mood untuk menulis proposal atau skripsi,  dan bagaimana tips biar skripsi selesai tepat waktu?

Jawab:
Hallo Hesti.
Waaah. Udah mau di tingkat akhir nih 

Rata-rata penyakit mahasiswa tingkat akhir itu adalah MALAS.
Semoga Hesti dan temen2 disini nggak ya. ❤

Kamu harus mulai.
Yak! Mulai!
Mulai apa? Hee..
Mulai membaca jurnal-jurnal yang  berhubungan dengan apa yang kira-kira akan kamu teliti.
Kalau belum dapet inspirasi mau meneliti apa?
Kamu bisa baca2 jurnal secara umum yang berkaitan dengan jurusan kamu dan konsultasikan ke dokter. Eh, dosen.

Ketika udah settle dapat topik yg disetujui. 
Langsung kamu eksplore bacaan jurnal2 tadi.
Eksplorasi jurnal ini gak bisa sehari dua hari bisa kamu pahami.
Perlu waktu loh.
Jadi semakin ditunda, semakin kamu membuang waktu berharga.

Kamu gak perlu harus perfect dulu.
Buat aja dulu.
Nanti seiring berjalan waktu, seiring pemahaman2 bertambah, makan yang gak sempurna tadi bisa kamu perbaiki.

-----------------------------------------------------------------*

5⃣
Nama : Julia 
Asal Kampus : UMHT Jakarta

Gimana sih cara ngatur jadwal yg benar dari awal kita jadi mahasiswa?
Apakah kita harus mementingkan ipk atau aktif di kepanitiaan (organisasi)?

Jawab: 
Hallo Julia,
Gak ada yang jamin IPK tinggi itu menunjukkan kemampuan yang tinggi pula pada akademiknya. Tapi IPK menjadi tolak ukur loh.
Kalau gak dari IPK, alat ukur apa lagi yg menunjukkan kalau kita mampu menempuh matakuliah2 itu?
😬
Semoga gak bingung ya.

IPK tetep harus diperhatikan.
Organisasi juga jangan dilewatkan.
Ada banyak hal yang tidak kita dapat di dalam kelas ketika kita berorganisasi loh, Julia.
Misalanya: Praktek manajemen waktu yang super, melobi, membangun gerakan, dst.

Jangan mengkambinghitamkan organisasi ketika kita down dalam belajar diperkuliahan kita.

-----------------------------------------------------------------*

6⃣
Rahmawati 
Kampus : STIE Ibnu Sina Batam            

Bagaimana sih tips supaya mahasiswa yg bekrja sambil kuliah itu tetap semngat utk mengikuti pelajaran. Karna di Batam itu mayoritas mahasiswanya pekerja. Pagi berkerja pulang sore dan malamnya itu lanjut kuliah. Hampir setiap mahasiswa yg dtg perkuliahan itu cuma datang duduk mendengarkan setelah keluar dr kelas buyar. Dan sebagian mahasiswa juga tdk sempat utk membaca ulang di tempat kerjanya. Kadang juga merasa jenuh krna uda kecapeaan. Gmn nih solusi dan motivasi utk yg pekerja.

Jawab:
Hai Rahmawati,
Saya dulu sempat merasakan kehidupan kuliah sambil bekerja.
Semester satu (S1).
Faham banget lelah nya gimana.

Jadi untuk mahasiswa kuliah sambil kerja, kamu harus ekstra hati2.
1. Usahakan jangan pernah _ miss_ dalam kelas.
Ketika sekali aja kamu gak masuk, kamu perlu tambahan ekstra tenaga lain dalam belajar.
Padahal, yg dosen terangkan saja terkadang susah masuk di kepala. Karna tubuh yg udah lelah.

2. Ketika dikelas, perhatikan dengan cermat setiap yg dosen katakan. Jadi kamu emang dituntut smart at that point. Rada susah emang. Tapi berusahalah sebisa yang kamu mampu. 
Malesnya jangan diturutin, nanti berubah ngantuk.

3. Bernafas dalamketika lelah di kelas.
Ambil nafas dalam, dan keluarkan perlahan. Oksigen minim banget di otak soalnya. Jadi fikiran bisa kemana2, alias gak fokus.

Tetap semangat ya Rahmawati dan teman2 yang kuliah sambil kerja.

-----------------------------------------------------------------*

7⃣
Nama : Hamba Allah
Asal kampus : -

Pertanyaan:
Sy blm kuliah, jd pertanyaannya. Bagaimana bila kita ingin kuliah dengan jurusan yg kita tidak kuasai. Apa pendapat ka mayang sendiri?

Jawab:
Apa tolak ukur kita tidak menguasai?
Sudah pernah kah mendapat satu atau dua mata kuliah yang menurut kita tidak kita kuasai itu?

Sebaiknya, ambil jurusan yang sesuai dg passion kamu.
Kamu bisa baca2 artikel dari masing2 jurusan, kira2 mana yang kamu banget.
Supaya dalam menjalani kuliah tidak seperti orang kejar setoran, yang penting kuliah.
Usahakan sudah ada gambaran kedepannya kamu mau ngapain dari jurusan yg kamu ambil.

-----------------------------------------------------------------*

8⃣
Assalammu’alaikum kakk
Aku afifah,msh kelas 2 sma
Pengen minta saran nih kakk,aku kalau hri biasa tuh ya bljr di sekolahh selalu merhatiin guru,dan aku ngerti ketika dikasih soal,tpi kalau wktu ujian ttp hrus bljr lgii kalau ga gabsa jawab kecuali dipelajaran tertentu,aku heran sm tmn ku yg jago sks,tpi aku gabsa kakk kalau bljr sendiri itu pasti suka kali ketiduran,tpi kalau sm tmn paling engga berdua laa,itu ada semangatnyya gtuu,gmana ya kakk?

Jawab:
Wa'alaikumussalam warahmatullah 
Hallo Afifah

Tiap orang itu unik. Punya kebiasaan dan cara masing2 dalam melakukan berbagai hal.
Jangan samakan ukuran sepatu kita dengan orang lain. Kalau kita paksakan, kita gak akan nyaman dalam berjalan.
Misal sepatu kebesaran akan mudah membuat kita terjatuh, atau bahkan sepatu sempit akan ngebuat kaki kita sakit.
Silahkan Afifah eksplore cara Afifah belajar.
Jika memang minimal harus ada teman untuk belajar bersama, pilih teman yang komit dan serius juga untuk belajar bersama.
Tetap semangat 🔥

-----------------------------------------------------------------*

9⃣
Assalamualaikum kak,
SISKA RISDIANTI_IAIN PONOROGO
Saya mau bertanya, bagaimana menumbuhkan semangat yang hampir lebur di semester 6 saat ini, karena banyak teman yang sudah wisuda D3 ? Apakah perlu cuti dulu? Trimakasih.

Jawab:
Wa'alaikumussalam warahmatullah.
Hai Siska.
Wah.
Jantung suka berdegup kencang ya kalau tau temen2 kita udah pada wisuda, kitanya belum.

Pertama2. Apa urgensi cuti menurut Siska?
Bukankah cuti jadi memperlama kuliah?
Kalau untuk merefresh hati dan fikiran, sebaiknya tidak perlu cuti. Karna cuti justru akan membuat kita jauh dari semangat mengerjakan tugas akhir. Belum tentu kita saat masuk kembali sudah memiliki semangat mengerjakannya tugas akhir yang belum selesai itu? Dan juga, otak kita mungkin sudah gak kokoh lagi dengan topik tugas akhir yg kita teliti.

Kalau Siska gak nemuin urgensi cuti, saran kak May Siska bisa mengambil waktu libur satu sampai dua hari untuk evaluasi diri.
1. Siska harus instal di kepala siska. Bahwa riweh dan ribetnya kuliah seperti yang Siska jalankan itu adalah normal. Siska bisa kok menyelesaikannya. Hanya saja perlu tambahan tenaga, waktu dan fikiran lebih untuk menyelesaikan tugas akhir.

2. Bukan hanya Siska yang kesulitan dalam tugas akhir. Diluar sana, berjuta2 mahasiswa juga pontang-panting tunggang-langgang dalam menyelesaikan tugas akhirnya. Jadi jangan merasa sendiri ya.

Pada akhirnya semua pilihan ada ditangan Siska. Dipifikirkan matang2 lagi ya sebelum melangkah lebih jauh. ❤

-----------------------------------------------------------------*

10
Aris Gunawan 
Universitas Terbuka

Kak may, Menurut kak may, bagaimana  cara belajar yang efektif & efesien??

Terimakasih

Jawab:
Hai Aris.
Cara belajar yang dapat dengan mudah kita fahami dan tidak menyita banyak waktu untuk setiap orang berbeda2.

Kalau Kak May pribadi, Kak May jauh dari kata efisien.
Biasanya untuk mencapi keefektifan belajar, kak may akan banyak membuang2 waktu dan tenaga.
Misalanya, Kak May akan menambah dua atau tiga kali pengulangan belajar untuk benar2 mencapai tingkat maksimal yang Kak May inginkan.
Karna Kak May faham kemampuan Kak May yang standar, untuk sama dengan orang lain yang hanya sekali belajar, Kak May perlu 3 kali usaha baru bisa PD menguasai.

Kamu bisa melakukan hal berikut:
1. Sebelum masuk suatu mata kuliah. Kamu bisa membaca dengan teknik skimming untuk bab yang akan di pelajari.
Tidak perlu pedulikan kamu mengerti atau tidak. Ini untuk melatih otak agar masuk kealam bawah sadar. Ketika di kelas dosen menerangkan, bisanya akan ada dalam fikiran "Oh ini maksud yang saya baca tadi"

2. Cermati setiap apa yang dosen jabarkan di kelas. Catat kata2 kuncinya.
Biasanya yang sering diulang2 dosen dalam penjelasan di kelas, menunjukan sesuatu yang penting untuk di ingat2.
So, kamu emang perlu mencatat.

3. Pilih posisi duduk yang bebas hambatan.
Kalau Kak May pribadi, duduk dibelakang dengan duduk di depan cukup mempengaruhi konsentrasi belajar.
Kalau duduk di belakang, misalnya ada temen yang menjatuhkan pena, secara gak sadar biasanya kak may juga ikut melihat pena yg jatuh itu 🙈 Kak May bisa fokus hanya jika mata kuliah yang dibawa dosen sangat2 menarik menurut Kak May 🙈
Jadi, selalunya Kak May mengusahakan duduk paling depan atau maksimal di barisan kedua dari depan.

Semoga membantu ya.

-----------------------------------------------------------------*

1⃣1⃣
Assalamualaikum kak. 
Nama saya : Moulia aksidar
Kuliah : stain tapak tuan kab .aceh selatan

Pertanyaan :
Di tempat saya kuliah ada dosen yang seenak hati ya ajja masok mata kuliah, Kadang masuk dan kadang ngk hadir.. kadang wktu presentasi makalah adaa yang di suruh terus sama mahasiswa untuk presentasi makalah tanpa ada beliau. Tapi pas di akhir pembagian khs ya udah kluar kadang nilai ya sering asalan di buat kak. Kadang ada yang hadir selalu dan aktif pas pembelajaran di kasih nilai ngak memuaskan . Dan yang jarang hadir dan ngak aktif di kmpus di kasih nilai bagus sama beliau . Jadi pertanyaan saya bgaimana pendapat kakak cara mengatasi dosen yang begituannn??? Kami udh komplin nilai ya tapii malah beliau marahh sama kami dann tidak mauu tauu sama nilai kami kak😊
Mohon solusii y kak🙏

Jawab:
Wa'alaikumussalam warahmatullah.
Hallo Moulia.
Selayaknya banyak tipe mahasiswa, tipe2 dosen juga beragam. 

Kalau Kak May, presensi kehadiran dan mengumpul tugas2 adalah suatu kewajiban. Jadi harusnya poin ini sudah beres dulu persepsinya.
Yang harus bener2 ekstra diusahakan adalah, ttg eksplorasi jawaban dr tiap tugas yg di kumpul dan jawaban dari soal2 ujian. 
Straight to the point gak jawaban kita.
Selama kita rajin masuk, tugas ngumpul, jawaban oke. Rasanya sulit dosen memberi kita nilai seadanya.

Untuk mahasiswa lain yg jarang masuk tapi dapet nilai tinggi, kayaknya gak perlu dipermasalahkan.
Yang penting bagaimana kita. 
Ada banyak kemungkinan yg jarang masuk tapi bisa dapet nilai tinggi. Salah satunya dosen tidak begitu mempermasalahkan presensi selama memenuhi minimal tatap muka di kelas, tetapi dia faham dengan mata kuliah yang diampu. Indikator faham bisa dari jawaban soal2 ujian misalnya.

Tetap pupuk semangatnya ya Moulia.

-----------------------------------------------------------------*

1⃣2⃣
Nama : Zuhra Salisah
Asal kampus : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Pertanyaan : menurut pengalaman mbak Mayang selama mengikuti kuliah di USM, apakah ada kendala atau kesulitan untuk bisa menjalin komunikasi dengan dosen disana serta mendapat rasa keercayaan dari mereka dengan kata lain agar dosen tidak terkesan "sombong" di mata para mahasiswa? Apakah mereka lebih menghargai kita sebagai mahasiswa internasional atau justru lebih mengutamakan mahasiswa daerah lokal menurut pengalaman mbak mayang? Terima kasih

Jawab:
USM itu kampus negeri berstandar internasional. 
Dosen2 nya juga banyak yang dari luar negeri.
Tau kan ya kebiasaan orang barat kalau murid2 berpendapat di dalam kelas? Dosen teramat sangat welcome dengan pendapat kita. Baik itu benar atau salah. Biasanya dosen tidak langsung menyalahkan pada saat itu juga. Dosen akan menjelaskan lebih lanjut dan baru kemudian meluruskan.
Tidak ada perbedaan antara mahasiswa lokal dan mahasiswa internasional dalam hal belajar di USM. Yang beda hanya dari segi kegiatan2 mahasiswa. 
Mahasiswa internasional cenderung mendapat banyak "sajian" yang sengaja mereka persiapkan agar betah kuliah disana dan agar budaya mereka semakin dikenal oleh mahasiswa internasional. Contoh: ada program2 wisata dan budaya yg sengaja kampus sediakan untuk mahasiswa internasional.

Pengalaman Mbak May pribadi tidak ada kendala. 

Jadi jangan takut ya kalau Zuhra berencana ingin kuliah di Luar Negri.
Tipsnya: 
Kita kudu stalking ttg apa saja yang berkaitan dengan kampus yg kita tuju.
Seperti sertifikasinya, lulusan2an nya, asramanya, bahkan sampai budaya belajar mengajarnya.




-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Alhamdulillah DONE.


Itu pengalaman singkat dan tanya jawab seputar tips kuliah menyenangkan. Sebenernya kuota di buka untuk Mahasiswa Kota Batam, tapi yang daftar Indonesia Raya :D
Semoga bermanfaat.

Kelas Online Inspirasi


Hei kamu mahasiswa Batam!
Yuk ah join ini!
Malam ini yah genk.
Sampai ketemu di grup. ^^
Dadaaaa...



***
💎KAMMI PK Hang Nadim Proudly Present💎
.
KELAS ONLINE INSPIRASI
.
"Tips Kuliah Agar Menyenangkan."
.
📱Grup WhatsApp
.
⏳ Pukul 20.00 WIB - Selesai
.
💡 Kamis, 8 Februari 2018
.
.
👩‍💻Pemateri
Mayang Bahtera Pertiwi, M.M (Motivator Pemuda Batam)
.
👨‍💻Moderator
Kasiyanto (Ketua Umum PK Hang Nadim Batam)

Profil Singkat Pemateri
- Staf Kaderisasi KAMMI Komisariat Batam (2014/2015)
- Staf Kaderisasi LDK Kampus UIB (MUSISY) (2014)
- Ketua Umum KAMMI Komisariat Batam (2014/2015)
- Member Komunitas Blogger Kepri (now)
.

💰 Biaya Registrasi
FREE!!!🤠
.
Fasilitas
- Tips-tips kuliah.
- Teman baru.
- Sharing session.
- e- sertifikat.
.
.
Syarat Registrasi
1. Share tautan ini minimal ke 5 grup WhatsApp yang kamu miliki (Allah maha melihat😇).
.
2. Klik tautan gabung grup berikut:
https://chat.whatsapp.com/8aRjlxPvMmG8ASA5EkTeIC
.
.
Tunggu apa lagi? Segera daftar dan ajak teman-teman kamu sebanyak-banyaknya! Salam Mahasiswa Berprestasi. 🎓😇
.
NB: Kuota terbatas, hanya untuk mahasiswa Kota Batam.
___


#HangNadimSquad
#KAMMIBatam
#AyoGabungKAMMI
#JayakanIndonesia2045

Ketika Kemauan Bertemu Kesempatan

Hallohaa... Apa kabar semuanya? 
Kali ini aku mau berbagi sebuah tulisan. Tulisan ini adalah tulisan ku dulu. Terarsip di Hard Disk dan aku berniat untuk membagikannya untuk teman-teman pada blog ini. Selamat membaca ^^

***
Saya Mayang Bahtera Pertiwi, mahasiswi ekonomi jurusan akuntansi. Saat ini saya sedang menempuh semester enam pendidikan strata satu di Universitas Internasional Batam (UIB). Bagi saya, pengalaman belajar tak ubahnya seperti pengalaman hidup yang lain. Merupakan aset berharga yang mampu menunjang proses pengembangan diri dimasa depan. Termasuklah pengalaman belajar di luar negeri yang baru saja diselesaikan pertengahan bulan Januari 2014 silam. Menempuh masa studi selama satu semester di Universiti Sains Malaysia bersama 159 mahasiswa lain dari berbagai belahan dunia lain seperti Amerika Serikat, Finlandia, Swedia, Perancis, Pakistan, China, Jepang, Korea, Thailand, dan Brunei Darussalam.

Masih hangat dalam benak saat masa-masa sekolah dulu. Saya bermimpi untuk dapat bersekolah di luar negeri. Ya, belajar di luar negeri. Bukan untuk jalan-jalan semata. Kalau hanya sekedar jalan-jalan saja semua orang tentu bisa, pikir saya waktu itu. Entah bagaimana caranya saya bisa belajar di luar negeri seperti yang diimpikan, yang jelas mimpi itu tertulis tegas. Bahkan sampai masa kuliah pun, mimpi itu masih berdiri kokoh tak tergoyahkan. Berharap suatu saat impian saya terpenuhi. Yah. Mungkin saja ketika ingin melanjutkan strata dua (S2) nanti atau sekedar mengikuti konferensi internasional yang biasanya berlangsung dua sampai tiga hari.

Suatu saat terbaca oleh saya pengumuman di mading kampus tentang program Credit Semester. Kegiatan ini merupakan program yang di canangkan oleh Universitas Internasional Batam (UIB) bekerjasama dengan Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri (BPKLN) untuk belajar di luar negeri ke kampus-kampus yang telah bekerjasama dengan UIB tentunya. Serasa terpanggil oleh mimpi lama, saya tergerak untuk mencari tahu lebih lanjut. Ini merupakan kesempatan emas untuk mencoret asa itu dari deretan daftar mimpi yang saya buat. Mencoret karena saya telah mencapainya. Saya kumpulkan semua persyaratan dan menunggu hasil sembari berdo’a pada Ia yang Maha Kuasa.
Dan saat pengumuman tiba, Letter of Acceptance yang menyatakan saya diterima sebagai mahasiswa exchange student-lah yang akhirnya mendukung aksi saya mencoret mimpi itu dengan penuh keyakinan. Sejak saat itu saya resmi menjadi duta untuk membawa nama kampus, bahkan membawa nama besar Bangsa Indonesia sebagai perwakilan untuk belajar bersama puluhan ribu mahasiswa disana baik lokal maupun mahasiswa internasional. Tentu banyak hal yang saya dapati disana. Selain bidang keilmuan, segudang ilmu kehidupan pun melengkapi pembelajaran diri.

Begitulah ketika kemauan bertemu dengan kesempatan. Maka jangan biarkan kesempatan emas beasiswa yang terbentang itu berlalu begitu saja di depan mata kita. Dan jangan biarkan “menolak kesempatan” menginterupsi proses pengembangan diri kita. (May)

10 Tips Agar Kuliah Menyenangkan



Hallo yang lagi kuliah! Gimana kondisi perkuliahan kamu? Menyenangkan atau tidak? Ada kalanya kita menghadapi jenuh dengan segala rutinitas perkuliahan. Hal ini wajar terjadi pada setiap mahasiswa. Hanya saja kita tidak boleh berlama-lama dalam kejenuhan tersebut. Jenuh yang kita tumpuk dan biarkan terlalu lama sangat membahayakan produktifitas kuliah kita, loh. Nah, berikut 10 tips agar kuliah kamu terasa menyenangkan:

11.  Kuliah merupakan langkah menuju syurga
Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim, no. 2699)

Yap. Bagi kamu yang muslim tentu sudah tidak asing dengan hadis sahih diatas kan? Menyadari bahwa kuliah (menuntut ilmu) merupakan langkah menuju syurga seharusnya dapat menjadi mood booster kita untuk tetap semangat menapaki semester demi semester perkuliahan. Selain dari hadis diatas, masih banyak hadis sahih lain yang menunjukkan keutaman menuntut ilmu. Perbaharui kembali niat kuliah ya, setiap kali jenuh melanda diri. Dan mengenai mengenai fadhilah menuntut ilmu ini sangat banyak. Perlu pembahasan tersendiri. Nantikan di postingan-postingan selanjutnya ya ^^.

22.  Mind map – kan tiap mata kuliah!
Mengetahui mind map dari setiap mata kuliah yang ditempuh dapat membentuk gambaran di dalam kepala kamu tentang apa sebenarnya tujuan dari mata kuliah tersebut. Sehingga akhirnya kamu tahu alur cerita yang di bahas mau dibawa kemana. Membuat mind map gak perlu yang ribet. Cukup dengan membaca kurikulum dari dosen, disana kamu akan dapati tujuan dari mata kuliah tersebut. Bahkan tak jarang kurikulum yang di buat memuat tujuan setiap bab dari mata kuliah yang dipelajari. Jika kamu ingin yang lebih simpel lagi, tanyakan saja secara langsung kepada dosen pengampu mata kuliah yang dimaksud. Biasanya dosen akan membahas mind map ini pada awal mata kuliah dimulai. Jangan lewatkan pertemuan pertama dengan dosen yah!

33.  Muliakan Dosen
Tipe-tipe dosen sangat beragam. Mulai dari yang simpel sampai yang ribet. Mungkin kita memliki dosen favorit kita, tapi jangan sampai kita membenci satu atau beberapa dosen yang lain hanya karna tidak seperti yang kita inginkan. Ketahuilah, dosen adalah guru yang mentransfer ilmu ke kita. Jika kita tidak menerima kehadirannya, bagaimana ilmu yang ia sampaikan juga bisa kita terima. So, muliakanlah dosenmu! 

44.  Menikmati kuliah
Menikmati segala rutinitas kuliah merupakan suatu upaya menyelamatkan diri dari kejenuhan. Memang sejatinya kuliah itu ada tugasnya, kerjaan kelompoknya, risetnya, dan pernak-pernik lainnya di luar kegiatan belajar mengajar di kampus. Tak jarang menyita banyak jam dari total 24 jam dari waktu yag tersedia. Kasarnya, jika kita tidak ingin rutinitas itu, yasudah tidak usah kuliah saja! Ini sebagai cambukan.Ya, memang seperti itulah kuliah. Dan juga, kita harus bersyukur bahwa kita bisa mengecap pendidikan sekolah lanjutan ini. Diluar sana, banyak sekali kerabat dan teman-teman kita yang menginginkan kuliah, namun tak memiliki daya untuk mencapainya. Jika kamu menghadapi keruwetan kuliah tersebut dengan berusaha menikmatinya, maka gerak badan, fikiran dan energi kamu semakin baik dan produktif dalam perkuliahan.

55.  Percaya Diri
Jangan under estimate terhadap kemampuan kamu. Minder dengan teman-teman sekelas yang kelihatannya lebih ekspert dari kita justru menghambat perkembangan diri kamu. Cukup lakukan segala sesuatunya dengan semaksimal mungkin yang kamu bisa lakukan. Jangan sibukkan diri kamu dengan mengorek-ngorek sejauh mana kemampuan orang lain. Hal ini justru menyita waktu dan energi kita. Tak jarang membuat kita menjadi stres memikirkannya. Berlatihlah terus! Berusahalah!

66. Buat motivasi kuliah
Kamu dapat membuat beberapa poin tentang “Siapa atau Apa sih sebenarnya motivasi kamu untuk kuliah?”. Poin-poin itu dapat kamu tempelkann disetiap tempat yang selalu kamu lihat setiap hari. Misalnya di kaca tempat kamu bercermin. Maka setiap kamu bercermin, kamu akan diingatkan dengan motivasi dari poin-poin yang kamu tuliskan. Motavasi ini dapat berupa cita-cita kamu, orang yang kamu cintai yang berharap pada pundakmu, atau hal lain yang mempengaruhi kamu memutuskan untuk kuliah.

77.  Ikut organisasi
Agar ritme kuliah tidak begitu-begitu saja, maka bergabunglah dengan organisasi kampus maupun organisasi ekstra kampus. Dengan berorganisasi, kamu juga belajar bersosialisasi. Artinya, kamu juga sedang menyiapkan diri sebelum nantinya terjun ditengah-tengah masyarakat. Dengan berorganisasi pula kamu akan dibenturkan dengan manajemen waktu. Sehingga kamu akan terbiasa dengan rutinitas padat. Pada akhirnya membuat kamu selangkah lebih produktif dari mahasiswa yang hanya melakukan kegiatan kuliah pulang kuliah pulang saja.

88.  Memanjakan diri
Manjakan diri kamu dengan melakukan hal apa saja yang kamu sukai. Misalnya santai di tepi pantai, atau melakukan refleksi badan seperti massage, atau jika kamu seorang yang kutu buku berat, hadiahi diri kamu beberapa buku yang kamu suka. Atau sekedar makan sebatang coklat sambil nyatai dirumah juga bisa. Kegiatan-kegiatan yang membuat kamu gembira ini dapat membantu memulihkan jenuh yang melanda diri.

99.  Selesaikan apa yang sudah kamu mulai!
Jika kamu masih saja merasa jenuh dan ditengah jalan kamu merasa ingin menyerah, maka ingatlah pesan berikut. “Banyak hal-hal dalam hidup ini yang memerlukan sebuah KOMITMEN. Kuliah adalah salah satu komitmen yang telah kamu taken secara sadar. Cobalah untuk menyelesaikan apa yang sudah kamu mulai”.

110. Do’a
Hal penting yang tidak boleh dilupakan setelah kita melakukan berbagai usaha adalah DO’A. Mintalah pertolongan pada Yang Maha Kuasa yang berkehendak atas segala sesuatu. Jenuh yang bertumpuk dalam dada, dapat hilang seketika ketika kita bersimpuh memohon pertolongan padaNya.


Demikian 10 tips agar kuliah kamu menyenangkan. Selamat menikmati hari-hari perkuliahan yang penuh dengan warna warni yah ^^ Sampai jumpa di postingan selanjutnya. 

Ulasan Pembelian domain di Niagahoster

Hallo semuanya. Mungkin masih ada diantara kita yang kebingungan kemana harus membeli domain untuk blog pribadi. Seperti aku yang sebelumnya juga kebingungan. Ehehe. Ternyata, banyak sekali loh penyedia jasa domain dan hosting, mulai dari buatan dalam negri sampai luar negri.

Kali ini aku bakal berbagi pengalaman pribadi yang juga merupakan pengalaman pertama aku membeli domain. Penyedia jasa yang aku gunakan bernama Niagahoster. Dan Alhamdulillah tidak ada pengalaman pahit untuk pengalaman pertama ini. Aku hanya membeli domain saja, tidak beserta hostingnya. Untuk saat ini, hosting dari platform lama masih cukup kok. Oh iya, sebelumnya aku menggunakan platform Blogspot.

Sebelum menentukan pilihan, setidaknya aku melakukan survei terlebih dahulu. Dari bertanya-tanya kecil kepada teman yang juga giat nge-blog sampai dengan berselancar mencari informasi di dunia maya. Untuk di dunia maya, aku hanya mempertimbangkan penyedia jasa yang muncul pada halaman pertama google saja. Untuk halaman kedua dan seterusnya, bhay!. Alesannya karna yang di page one tentu yang lebih kece. Akhirnya, hati ini memilih Niagahoster. *Halah…  

Berikut beberapa ulasan pembelian domain di Niagahoster, pengalaman dari orang yang bener-bener newbie kayak aku:
11. Web penyedia jasanya sangat user friendly. Jadi aku tidak mengalami masalah berupa kebingungan yang berarti untuk stalking di Niagahoster. Dan tentunya loadingnya gak pake lama.

22. Kalaupun aku bingung, ada Life Chat 24 jam yang responsif dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan kita. Admin cukup cekatan, ramah serta sabar dalam menjawab pertanyaan. Karena admin nya Niagahoster cekatan, jadi kekhawatiranku berkurang ketika ada masalah teknis kedepannya semisal mandeg atau terjadi hal yang lain pada blog ku yang berkaitan dengan domain. Tapi aku lebih sering komunikasi sama admin melalui email.

Oh iya, mau cerita sedikit tentang email ku setelah domain aktif terpasang. Tiba-tiba kotak spam ku penuh dengan email yang mengajukan banyak penawaran-penawaran hosting sembari mengucapkan selamat. Berasa launching toko yak. Kebanyakan dari luar negeri sih. Kalau judulnya proposal gitu aku langsung hapus aja. Hihihi. Tapi ada email yang justru ngasih warning untuk domain ku. Aku kaget dong. Isinya meminta agar aku segera verifikasi dan melakukan banyak hal. Akhirnya aku tanyakan lagi ke Niagahoster. Dan tanggapan dari niaga hoster, diabaikan saja, karena semua sudah selesai tahap verifikasi. Dan pinternya aku gak ngelihat itu email dari siapa. Langsung main kaget aja. Kalau email dari Niagahoster, tentu lah yang seprofesional mereka pake nama email dengan domain sendiri. Iya kaaaaan?! 

33. Sebenernya kalau kita sudah baca dengan seksama apa yang mau kita tuju, petunjuk teknis atau modul yang disediakan sudah sangat lengkap loh. So, baiknya kita baca-baca dulu sebelum bertanya ya. Ada ilmu-ilmu baru juga ketika kita mencoba untuk membaca.

Pada dasarnya sih aku gak suka ngutak-ngatik settingan blog yang berbau coding atau istilah-istilah aneh lainnya. Bukan karna males, lebih ke takut malah jadi eror semua. Yang ini gak bagus dicontoh ya. Soalnya kalau kita gak pernah mencoba, kapan kita pernah tau. Iya gak? Tenang aja kawan-kawan, Niagahoster udah nyiapin modul dengan bahasa yang ringan dan mudah untuk diikuti. Just try it!

44. Harga tahun pertama dan perpanjangan tahun-tahun setelahnya tergolong murah. Ada sih yang harga tahun pertamanya lebih murah dari Niagahoster, tapi tahun-tahun selanjutnya justru lebih mahal. *Naluri emak-emak mulai berkembang baik di gue. Haha… Biaya yang aku keluarkan pada tanggal 15 Januari 2018 adalah sebesar Rp 115.500 untuk tahun pertama (sudah termasuk ppn 10%), dan 115.000 untuk pembayaran tahun-tahun setelahnya. Murce kaaaaaan!

Nah, untung banyak kan yak teman-teman. Buat kamu-kamu yang juga mau beli domain, tips dari aku, baca juga deh ulasan-ulasan pengguna jasa dari setiap penyedia jasa yang ada. Hal ini membantu kamu untuk memantapkan hati hendak memilih penyedia jasa domain yang mana. 

Dari aku cukup sekian dulu review nya ya. Dadaaaaa…..

Menentukan Target Jangka Pendek Pribadi

Hallo Semuanya. Tidak terasa sudah 17 hari berlalu ditahun 2018 ini ya. Apa yang sudah kita lakukan di 17 hari yang telah lalu tersebut? Melakukan serangkaian aktivitas bermanfaatkah atau sederet aktivitas un-faedah? Heee. Peace.

Baiklah teman-teman langsung saja yuk kita cuap-cuapnya. Postingan kali ini tentang Target Jangka Pendek Pribadi. Perlu tidak sih sebenarnya kita membuat target jangka pendek untuk hidup pribadi kita? "Udahlah let it flow aja. Biarkan ia seperti air yang mengalir". Ada yang kira-kira seperti itu tidak?

Sebelum menjawab perlu atau tidaknya. Saya akan bercerita sejenak tentang nasihat guru saya saat sekolah tingkat akhir dulu. Masih teringat jelas beliau berkata: do what you write and write what you do! Yap, itu adalah perintah melakukan agenda yang tercatat dan perintah untuk menuliskan agenda yang kita kerjakan. Nasihat yang sarat makna bagi saya. Ketika saya mencoba mengaplikasikan nasihat itu, saya merasakan adanya sebuah panduan kegiatan yang terarah. Seperti sebuah formulasi shift kerja pada perusahan manufaktur besar. Rapi dan teratur. Selain itu, terdapat dokumentasi yang dapat saya evaluasi untuk perbaikan dan peningkatan di kemudian harinya. Hal ini sangat terkait dengan sebuah kata bernama Target.

Dalam era globalisasi, free border era, segala batas-batas serba samar bahkan bebas, baik dalam bertukar informasi, cara kerja, proses berinteraksi, bahkan sampai pada batas-batas negara pun hampir punah. Buktinya, saat ini sangat mudah sekali seseorang keluar masuk suatu negara, bahkan sekedar melakukan transaksi atau bertukar informasi antar-negara. Kalau kita tidak dapat beradaptasi pada setiap perkembangannya, maka tergilas lah kita. Kita akan jauh tertinggal ke pelosok keadaan diri yang stagnan. Nah, bagaimana cara kita menyelamatkan diri dari ketergilasan zaman dan kondisi diri yang stagnan tadi? Setidaknya yaitu dengan membuat target hidup pribadi. Kegiatan ini adalah langkah awal untuk kita meng-global. Kita dipaksa untuk memetakan kehidupan seperti apa yang hendak kita raih. Selain itu, dalam pencapaiannya, kita juga dituntut untuk dapat menggunakan sumber dan tools disekitar kita. Sehingga pada akhirnya kita dapat bertahan eksis dan dinamis pada kondisi apapun juga. 

Sebenarnya saya sendiri sudah memiliki target untuk tahun 2018 ini hendak dibawa kemana. Hanya saja belum tertuang kedalam tulisan di dunia maya. Mumpung masih awal tahun, yang sudah berlalu 17 hari, saya akan sharing sedikit target jangka pendek saya, terkhusus untuk target yang menunjang aktivitas nge-blog saya. Berikut listnya:
  1. Target menulis 10 buah tulisan dalam sebulan. Jenis tulisan apa saja. Yang penting produktif menulis.
  2. Target menuntaskan buku bacaan dengan tema apa saja minimal satu buku dalam tiga bulan. Setidaknya dalam satu tahun ada 4 buku yang sudah terbaca.
  3. Target merubah domain TLD blog. Alhamdulillah ya sudah berubah beberapa hari yang lalu. Tentang ini, saya bakal berbagi cerita tentang “motif” apa yang menyebabkan saya memutuskan untuk merubah TLD blog, berikut vendor beserta langkah kerjanya.
Dari ketiga target diatas, sebenarnya ada satu target yang belum terealisasi di tahun 2015, kemudian diperpanjang di tahun 2016, dan di re-target di tahun 2017. Setelah itu diulang catat di tahun ini, 2018. Aaaaah, bête kan ya. Artinya apakah saya gagal? 
Well, setidaknya dalam perjalanan cerita meraihnya ada upaya-upaya yang saya keluarkan untuk itu. Dengan kata lain, ini adalah keberhasilan yang tertunda. *menghibur diri genjreng-genjreng. 

Nah, supaya lebih menguatkan keinginan kita dalam memenuhi target pribadi kita, tips berikut dapat menambah semangat kamu untuk merealisasikannya. Rahasia Mewujudkan Resolusi 2018 dari seorang coach bernama Coach Ade.


Nantikan postingan saya selanjutnya ya…





Restu Ayah dan Ibu


Ayah… Sebelum kakak menikah, engkaulah satu-satunya lelaki yang mencintai dan menyayangi diri ini tanpa syarat.

Kakak tak dapat berkata-kata langsung kepada ayah dan ibu atau lebih tepatnya gagal untuk menemukan waktu yang tepat untuk berbicara barang sebentar tentang perasaan. 

Setidaknya dalam tulisan khusus ini, mewakili sedikit perasaan hati putri pertamamu, yang ditulis atas rasa penuh hormat nan takdzim kepada ayah dan juga ibu.

Kakak ingin mengucapkan terimakasih setulusnya dari dalam sanubari untuk setiap peluh yang ayah dan ibu tukar dengan kasih sayang dari kakak kecil hingga dewasa seperti saat ini.

Ayah dan ibu adalah tokoh penting dalam sepanjang sejarah hidup kakak. Dilahirkan, dibesarkan, dirawat, dan dididik dari kecil hingga dewasa. Jika hendak berhitung jasa, tentulah tak ada daya dan upaya kakak untuk membalasnya

Ayah… Ibu… seperti komitmen-komitmen kakak yang dulu. Kakak tidak ingin mengecewakan ayah dan ibu. Kakak berusaha sekuat tenaga menjadi pribadi yang baik. Menjadi anak yang membanggakan orangtuanya.

Ayah,,,, Ibu,,,, Kakak sedang jatuh cinta. Jatuh cinta pada seorang lelaki yang sudah mengambil alih tanggung jawab dari seoarang ayah kepada putrinya. Ya, seperti halnya jatuh cinta ibu kepada ayah.
Kakak tak ingin kan keterpaksaan dari ayah dan ibu, melainkan berangkat dari kepercayaan terhadap komitmen kakak. 

Terimakasih ayah dan ibu, atas restu yang berlimpah ruah untuk pernikahan kakak.

*****


Ku biarkan hangatnya airmata meluap melewati sudut-sudut mata.

Kepada perjuangan mu ayah, ibu, yang tentu tak dapat aku tebus.